All About Dangdut Koplo

Penyanyi pentaskan lagu Dangdut koplo
Penyanyi Dangdut koplo

Kalau sobat pernah dengar lagu seperti Begadang (Rhoma Irama), Terlena (Ikke Nurjanah), Selamat Malam (Evie Tamala), itulah beberapa koleksi lagu Dangdut yang nuansanya klasik, original, asli, pakem.  Nah mungkin, ada yang bertanya, apa maksud lagu Dangdut Koplo asli itu? dan apakah memang ada lagu koplo yang palsu?.

 

Dikatakan lagu Dangdut Koplo asli itu adalah jika lagu tersebut adalah benar-benar baru, bukan recycle atau daur ulang, bukan berasal dari genre atau aliran lain, baik itu pop, lagu-lagu dari grup band, rock, slow, campursari, keroncong, langgam dan sebagainya, dan dalam tembangnya tidak menggunakan lirik atau syair berbahasa Jawa.

 

Jadi, jika sobat pernah mendengar lagu "Cari Jodoh" milik grup band ternama WALI, dinyanyikan oleh seorang biduan dan sebuah grup dengan iringan Dangdut Koplo, maka itu bukan merupakan lagu Dangdut Koplo asli. Demikian halnya aliran yang lain, atau yang menggunakan bahasa Jawa misalnya. Lagu yang berlirik jawa pada dasarnya sudah punya aliran yang sudah lama berdiri, yaitu Campursari, ada juga aliran langgam, karawitan, macapat, dll. Oleh karenanya, dulu, sebelum aliran koplo lahir, jika aliran Campursari ini iramanya Dangdut, maka disebut dengan Dangdut Campursari. Artinya, lagu-lagu campursari yang dinyanyikan dengan iringan atau irama Dangdut, seperti lagu-lagu yang dibawakan oleh Didi Kempot, Sony Joss dan lainnya. Akan tetapi, jika syairnya dirubah menggunakan bahasa Indonesia, misalnya lagu Stasiun Balapan, maka bukan lagi beraliran Dangdut campursari, tapi sudah merupakan lagu Dangdut pakem seperti yang lain. Apa alasannya, karena Dangdut itu musik semua masyarakat Indonesia yang tak mengenal batas suku, budaya dan bahasa. Jika masih terkotak oleh bahasa, atau pun suku, meskipun berirama Dangdut, di belakangnya ada tambahan nama atau istilah sesuai dengan bahasa atau suku tersebut. Contoh, Dangdut sunda, Dangdut Campursari, Dangdut Padang dll.

 

Lalu contoh lagu yang memang merupakan bagian dari Dangdut Koplo asli itu seperti apa?. Bukankah Dangdut koplo itu berasal dari musisi atau seniman Jawa Timur, seperti New Pallapa, Sera, Monata, Sagita dll?. Memang benar, tapi meski aliran ini dipopulerkan oleh seniman Jawa Timur, tetapi pada dasarnya, musik dasarnya sudah ada, yaitu Tarling/Jaipong. Perbedaan Dangdut Koplo itu terletak pada permainan Gendang, dan sedikit sentuhan piano yang berbeda. Permainan Gendang yang ada pada koplo itu sendiri sebenarnya sudah ada atau identik (sama) dengan musik Tarling dari daerah Cirebon. Sementara permainan pianonya juga berbeda, namun saya tidak bisa menjelaskan perbedaan itu, karena terlalu sulit jika tidak langsung dipraktikan.

 

Jadi, meski dipopulerkan di Jawa Timur, namun saat ini Koplo telah menjelma menjadi aliran yang bersifat nasional, artinya berlaku dan dilakukan oleh musisi Dangdut di seluruh penjuru Indonesia, tidak hanya di Jawa Timur saja, atau secara "produk" sudah dikatakan "berstandar nasional', seperti Dangdut itu sendiri.

 

Berdasarkan hal tersebut, pada dasarnya tembang koplo yang benar-benar asli itu baru sedikit sekali jumlahnya. Contoh misalnya, Putri Panggung koleksi Uut Permatasari yang meluncur atau beredar di tahun 2002. Inilah contoh lagu Dangdut koplo asli. Kenapa saya katakan demikian. Pertama, syair yang digunakan adalah Bahasa Indonesia yang memang "menasional". Kedua, irama gendangnya memang koplo. Gampangnya, jika permainan gendang pada lagu tersebut diganti atau dirubah seperti Dangdut pakem pada peluncurannya dulu, maka tidak akan ada embel-embel koplo dibelakangnya. Alias, itu seperti lagu Dangdut pada umumnya, seperti terlena, goyang karawang, dan sebagainya.

 

Lalu, Kereta Malam, Buka Dikit Joss, yang dibawakan dengan irama koplo dan begitu populer di tahun 2013-2014, itu tidak dianggap asli?. Ya benar, Kereta Malam adalah lagu yang sudah ada puluhan tahun sebelum koplo itu lahir. Ketika kembali ditampilkan dengan nuansa berbeda, yaitu dengan irama koplo, maka itu bukan bagian dari lagu Dangdut koplo asli. Demikian juga Buka Dikit Joss. Di lagu aslinya yang dibawakan oleh Juwita Bahar, tembang ini memiliki irama yang sama jenisnya dengan tembang seperti Repot koleksi Vety Vera, Rindu Berat koleksi Camelia Malik.

 

Masih ingat dengan Alamat Palsu dan Minyak Wangi yang dinyanyikan Ayu Ting Ting, Keong Racun, Goyang Dombret? tembang seperti inilah sebenarnya yang merupakan Koplo asli. Jadi, lagu itu benar-benar baru, bukan daur ulang, irama gendangnya koplo, dan syairnya berbahasa Indonesia. Oleh karena itu, sebenarnya koleksi lagu-lagu Dangdut Koplo tahun 2014 terbaru belum ada. Lalu Pokoke Joget, Oplosan itu bagaimana?. Seperti sudah saya katakan tadi, itu adalah lagu campursari yang irama gendangnya dibuat koplo, dan syairnya pun menggunakan bahasa Jawa, yang tidak semua masyarakat Indonesia bisa menggunakan bahasa ini. Orang-orang mengatakan itu Dangdut Koplo sebenarnya juga tidak salah, karena memang secara praktiknya akan sulit diterjemahkan jika lagu itu sebenarnya beraliran Campursari Koplo, yang mana antara Dangdut dan Campursari akan lebih familiar dan lebih populer kata "dangdut" yang diucapkan oleh masyarakat.

 

Jadi memang secara teori dan praktik itu terkadang berbeda, namun hal ini tidak menjadi masalah, dan saya sendiri justru mendukungnya. Meski lagu itu daur ulang atau berbahasa Jawa, tetap sah dikatakan atau menjadi bagian Dangdut Koplo.

Write a comment

Comments: 0